Komisi II DPR RI ke Kota Sukabumi Awasi Program Migran

Disnaker Beberkan Strategi Pengurangan Pengangguran

SUKABUMI - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi menghadiri kunjungan kerja pengawasan yang dilakukan oleh Komisi II DPR RI ke Kota Sukabumi pada hari ini. Kunjungan ini berfokus pada evaluasi kinerja dan program-program di Pemerintah Kota Sukabumi diantaranya untuk Disnaker adalah tentang bagaimana menanggulangi angka pengangguran terbuka di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disnaker diberikan waktu untuk menjelaskan secara rinci mengenai Program Migran yang digagas oleh Wali Kota Sukabumi. Program ini menjadi salah satu strategi utama pemerintah kota dalam menyerap tenaga kerja.

Kepala Disnaker memaparkan bahwa dengan luas wilayah Kota Sukabumi yang hanya 48 kilometer persegi, pengembangan industri besar yang mampu menyerap banyak tenaga kerja secara signifikan menjadi sangat sulit. Sementara itu, saat ini tingkat pengangguran terbuka di Kota Sukabumi masih berada di angka 8,19%, yang mencakup lebih dari 14 ribu masyarakat.

Program ini dirancang secara komprehensif, mencakup pendampingan mulai dari pre-penempatan, pada saat penempatan, hingga setelah purna penempatan. Berbagai inisiatif telah disiapkan untuk mendukung program ini, antara lain:

  • Reaktivasi Balai Latihan Kerja (BLK).
  • Sertifikasi untuk 1.000 pekerja;
  • Perlindungan BPJS tenaga kerja yang mencakup 3.382 orang pekerja rentan selama 12 bulan
  • Pembentukan 7 rintisan 'Kelurahan Migran Emas'
  • Penyelenggaraan Career Day yang biasanya 1 kali setahun menjadi minimal 4 kali di tahun 2026
  • Pengajuan pembentukan PERDA PEKERJA MIGRAN agar masuk dalam pembahasan Bapemperda 2027

"Dengan berbagai program ini, kami berharap kualitas pekerja kita bisa meningkat, baik dari sisi produktivitas maupun kesejahteraannya," tegasnya.

Sebagai penutup, Kepala Disnaker menyampaikan visi akhir dari program pemberdayaan ini: "Terakhir, dengan program pemberdayaan yang berkelanjutan, kami ingin dari pekerja berubah menjadi juragan."

Komisi II DPR RI mengapresiasi inovasi dan langkah strategis yang diambil Disnaker. Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif untuk penguatan implementasi program demi menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *